Thursday, April 19, 2007

Pembentukan Konsorsium

DKI Tidak Dilibatkan Pembentukan Konsorsium Subway
Rabu, 19 April 2006 | 03:34 WIB

TEMPO Interaktif
- Pemerintah DKI Jakarta merasa tidak diajak berbicara oleh pemerintah pusat dalam pembentukan konsorsium untuk pembangunan sistem transportasi subway Jakarta Metro System (JMS).

"Soal pembentukan konsorsium, kita enggak diajak ngomong. Terus terang, kita tidak tahu subway mau dibangun di mana," kata Wakil Gubernur DKI Fauzi Bowo kepada wartawan di Balai Kota, kemarin.

Hal tersebut disampaikan Fauzi karena sebelumnya pihaknya tidak tahu-menahu kalau akan dibentuk konsorsium tersebut. Ia menambahkan, jika subway itu akan dibangun di wilayah Jakarta, maka seharusnya pemerintah pusat membicarakan pembentukan konsorsium ini kepada Pemerintah DKI. "Soalnya, kalau mau gali di bawah rumah orang, kan harus bilang dulu sama yang punya rumah," ujarnya.

Menurut dia, pada saat loan agreement dengan Pemerintah Jepang, Pemerintah DKI menanggung 58 persen pembiayaan untuk proyek pembangunan subway. "Jadi, lebih besar dari pemerintah pusat," katanya.

Meski demikian, Fauzi menyatakan dirinya menyetujui pembentukan konsorsium itu. Ia berharap konsorsium itu mempunyai jalan yang baik untuk membangun subway di Jakarta. Pasalnya, subway merupakan salah satu kebutuhan transportasi yang saat ini dibutuhkan di Jakarta.

Sebelumnya, 15 perusahaan BUMN dan swasta nasional melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk membentuk konsorsium yang ikut serta dalam pembangunan sistem transportasi subway JMS. [andri setyawan]

0 comments: